Semarakkan Tirakatan, Siswa SDN 3 Dlepih Pukau Warga Tiga Dusun


Dlepih, 16 Agustus 2026 – Siswa-siswi SDN 3 Dlepih turut berpartisipasi aktif memeriahkan puncak Pekan Kemerdekaan dan Malam Tirakatan Republik Indonesia di lingkungan sekolah, tepatnya di tiga wilayah dusun yakni Natah, Sugihan, dan Ngrejeng, Minggu malam.

Dalam perayaan tersebut, kontingen sekolah menyuguhkan dua pertunjukkan seni, yakni seni sastra Jawa berupa geguritan dan tarian tradisional Tari Yapong. Pementasan geguritan dibawakan secara tunggal oleh siswa bernama Agham Wahyu Junior dengan penuh penghayatan. Suasana acara semakin semarak ketika tujuh siswi kelas IV—Intan, Naya, Aina, Niken, Syifa, Alya, dan Nisa—tampil kompak membawakan Tari Yapong di hadapan warga setempat.

Keterlibatan para siswa di tiga dusun ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar, sekaligus memberikan ruang ekspresi kebudayaan bagi peserta didik sejak dini.


Pembina Kesenian SDN 3 Dlepih, Reza, menjelaskan bahwa partisipasi dalam acara kemasyarakatan ini merupakan bentuk latihan mental dan pengasahan bakat seni anak di luar ruang kelas. "Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori di sekolah, tetapi juga berani tampil di hadapan publik. Ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk melestarikan seni budaya sekaligus membangun rasa percaya diri mereka," ujar Reza.

Kepala Sekolah SDN 3 Dlepih, Kistiana, turut menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga di Dusun Natah, Sugihan, maupun Ngrejeng yang menyambut hangat kehadiran para siswa. "Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Penampilan anak-anak menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar yang perlu terus kita dukung dan wadahi bersama," kata Kistiana.

Sementara itu, salah satu penari Tari Yapong dari kelas IV, Intan, mengaku bangga dapat tampil mewakili sekolahnya dalam perayaan kemerdekaan kali ini. "Awalnya terasa lumayan deg-degan, tetapi setelah menari bersama teman-teman rasanya sangat senang karena banyak penonton yang bertepuk tangan," ungkap Intan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik yang berakar pada budaya lokal dan jiwa nasionalisme. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa melalui berbagai ajang seni budaya di tengah masyarakat.

0 Komentar